Pages

Tuesday, April 27, 2021

Types of Oral Presentations

A. C.“Buddy” Krizan at. al. (2008)




BUSINESS professionals often find it necessary to make oral presentations. The purpose of most oral presentations will be either (a) to inform the audience of certain facts or (b) to persuade or  motivate the audience to accept a point of view or take a certain action. Occasionally, you may be asked to deliver a presentation designed solely to entertain. Regardless of the purpose of a  presentation, your career and your organization will benefit when you prepare and deliver it effectively.

Monday, April 5, 2021

Menentukan Informan/Responden/Sampel

M. Aswan Zanynu
Peminat Isu Komunikasi


SAMPEL adalah subyek/obyek yang menjadi sumber peneliti dalam memperoleh data. Saya menyebutkan subyek jika ia adalah orang. Tapi kalau berupa dokumen seperti berita, program acara, atau iklan, kita dapat menyebutnya obyek. Penelitian jenis kualitatif umumnya tidak menggunakan istilah sampel. Tetapi "informan" untuk menjadi pembeda. Berikut ini beberapa teknik penarikan sampel atau penentuan informan yang dikemukakan oleh W. Lawrence Neuman (2007). Teknik penerikan sampel atau penentuan informan dikelompokkan ke dalam dua kategori besar: Kualitatif dan Kuantitatif. (Berikut link yang dapat membantu Anda membedakan jenis penelitian Kualitatif dan Kuantitatif).

Tuesday, March 2, 2021

Tipografi

M. Aswan Zanynu
Peminat Isu Komunikasi


DALAM layout, khususnya untuk koran/majalah, menurut Surianto Rustan (2008) tipografi terkait dengan: (1) pilihan jenis huruf, (2) ukuran huruf, (3) jarak huruf, (4) jarak kata, (5) leading, dan (6) lebar paragraf. Hal ini yang harus dipertimbangkan sebelum menata materi (teks maupun gambar) untuk sebuah publikasi. Berikut ini paparan ringkas terkait dengan enam item tipografi tersebut.

Friday, February 26, 2021

Teori Pelanggaran Harapan: Asumsi dasar

M. Aswan Zanynu
Peminat Isu Komunikasi


SETIAP perilaku komunikasi melibatkan harapan. Seorang berbicara pada orang lain mengharapkan tanggapan tertentu dari orang tersebut. Program acara tertentu dibuat oleh tv atau radio karena mengharapkan tanggapan tertentu dari audiens mereka. Kampanye, debat, atau apa saja yang dengan sengaja dikomunikasikan, melibatkan harapan-harapan dari mereka yang terlibat. Tidak jarang harapan yang jadi acuan mereka yang berkomunikasi tidak terwujud. Hadirnya harapan dalam peristiwa komunikasi dapat dijelaskan dengan teori Pelanggaran Harapan.

Tuesday, January 19, 2021

Kualitatif dan Kuantitatif

M. Aswan Zanynu
Peminat Isu Komunikasi


SETELAH menentukan topik penelitian, peneliti lazimnya menetapkan model penelitian yang akan mereka gunakan. Kualitatif atau kuantitatif. Untuk pemula, menjadi penting bagi mereka untuk dapat membedakan kedua model penelitian ini. Tapi secara gamblang, model kulitatif sering digambarkan sebagai penelitian yang lebih menekankan pada data deskriptif. Sedangkan kuantitatif codong pada data numerik. Kualitatif fokus pada kasus tertentu. Sedangkan kuantitatif lebih berupaya untuk menggeralisasikan hasil penelitian. Dari model analisisnya, kedua model ini juga berbeda. Kualitatif menjadikan akal peneliti sebagai alat analisis dalam memetakan pola dan kecenderungan data penelitian. Sedangkan kuantitatif, mengandalkan rumus atau metode statistik dalam analisisnya. Berikut ini penggambaran W. Lawrence Neuman (2007) tentang kedua model penelitian tersebut.

Monday, December 7, 2020

Tentang Teori

M. Aswan Zanynu
Peminat Isu Komunikasi


SATU dari sekian banyak topik yang kerap sulit dipahami oleh mahasiswa adalah teori. Belajar tentang teori seolah dianggap sebagai suatu hal yang sangat membingungkan. Rumit. Kompleks. Bahkan tidak jarang terasa membosankan. Padahal jika didalami lebih jauh, teori justru akan banyak membantu dalam memahami sejumlah fenomena yang menjadi kajian sebuah disiplin ilmu. Lalu apa yang sebenarnya dimaksud dengan teori?

Friday, November 27, 2020

Dokumentasi Terkini dan Konsekuensinya


M. ASWAN ZANYNU
Peminat Isu Komunikasi

TEKNIK pendokumentasian saat ini telah memasuki babak baru yang berbeda dari sebelumnya. Akibat perkembangan teknologi, khususnya komputer dan internet, dokumentasi telah berubah wujud menjadi digital (elektronik) juga audio visual. Berikut ini tiga karakter menonjol dari dokumentasi kontemporer beserta konsekuensinya.